PATI - Di balik padatnya aktivitas pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026, terselip momen sederhana yang justru memperkuat ikatan sosial antara prajurit TNI dan masyarakat. Hal itu terlihat di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2026).
Program yang digagas oleh TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) melalui Kodim 0718/Pati ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Indonesia.
Di sela pengerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Dwi Andrianto, warga setempat, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak beristirahat sejenak. Mereka duduk berbaur, menikmati kopi hangat, dan berbincang santai. Tawa ringan yang tercipta menjadi pelepas lelah setelah bekerja sejak pagi.
Momen tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana budaya gotong royong tetap hidup dan terjaga. Kebersamaan sederhana seperti ngopi bersama tidak hanya sekadar istirahat, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat TNI dan masyarakat.
Komandan Kodim 0718/Pati sekaligus Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm Timotius Yogi, menegaskan bahwa interaksi hangat semacam ini merupakan esensi dari pelaksanaan TMMD.
“Setelah bekerja bersama di lapangan, momen seperti ini menjadi sangat berarti. Ngopi bersama masyarakat mampu menghilangkan lelah sekaligus menumbuhkan semangat baru untuk melanjutkan pembangunan, ” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin secara alami ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari kedekatan yang terbangun antara prajurit dan warga.
Program TMMD Reguler ke-128 di Kabupaten Pati sendiri terus berjalan dengan semangat kolaborasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan tidak hanya tercipta infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga hubungan sosial yang semakin kuat di tengah masyarakat.
(Agung)
